Tampilkan postingan dengan label lagi waras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lagi waras. Tampilkan semua postingan
25 Okt 2010
Siapa yang Gila ?
Diposting oleh
Sandya Prakasiwi
20 Sep 2010
I am a Work in Progress -Rene CC-
Diposting oleh
Sandya Prakasiwi
Saya menukil dari Kompas tulisan Rene Suhardono, pengasuh kolom #UltimateU. Karena bagus jadi saya tuliskan lagi di sini sebagai pengingat.
Saat dilahirkan, saya bayangkan ada sebuah jam pasir dengan nama kita mulai bergerak dan mengucurkan isinya ke ruang yang masih kosong. Tidak ada yang tahu besar lubang di antara dua ruang tempat pasir mengalir. Dan tidak ada yang bisa menghentikan aliran pasir tersebut. Hidup harus terus berjalan hingga butiran pasir terakhir berpindah. That’s life. Our lives are work in progress.
Saat dilahirkan, saya bayangkan ada sebuah jam pasir dengan nama kita mulai bergerak dan mengucurkan isinya ke ruang yang masih kosong. Tidak ada yang tahu besar lubang di antara dua ruang tempat pasir mengalir. Dan tidak ada yang bisa menghentikan aliran pasir tersebut. Hidup harus terus berjalan hingga butiran pasir terakhir berpindah. That’s life. Our lives are work in progress.
14 Jul 2010
confession #1
Diposting oleh
Sandya Prakasiwi
Bising. Lelap. Bising. Tak ada yang dijamah. Tak ada yang tersakiti. Aku melenggang dalam euphoria ku sendiri. Terperosok di lubang yang sama. Bodoh. Ini karma. Ini karma. Aku tidak menyalahkan siapa-siapa atas hal ini. Hanya, ini semua karma. Aku menatap nanap. kadang rasanya seperti menatap wajah burukku di cermin. Refleksi seorang aku. Aku yang culas. Aku yang licik. Aku yang kejam. Tapi refleksi diriku itu hanya menyeringai. Kemudian tertawa. Aku yang tak kuasa melawan refleksi busukku itu. Tidak aku. Tidak juga yang lain. Pernah kucoba sesekali melenyapkannya. Tapi yang kurasa malah perasaan bersalah. Penderitaan. Lalu, kurengkuh lagi refleksi busukku itu. Hanya dia yang mengertiku. Hanya dia yang tak meremehkanku.
*****
6 Apr 2010
Kalau saya seorang PRIA
Diposting oleh
Sandya Prakasiwi
“Untung kamu perempuan,” begitu ibu saya pernah berkata. Semula saya tak tahu apa maksudnya. Maklum ketika itu jaman- jaman SD. Sebenarnya, saya justru iri pada pria. Menurut saya, boys have all the luck and fun! Mainan mereka macam – macam bentuknya. Dari mobil-mobilan sampai tembak-tembakan, dari kapal terbang sampai layangan. Sedangkan anak perempuan: Cuma boneka dan masak-masakan. Sia-sialah ibu saya waktu itu melarang saya main gundu bersama Eko, Rizki, Heru, dan Seto (teman masa kecil dulu).
Langganan:
Postingan (Atom)

