Saya menukil dari Kompas tulisan Rene Suhardono, pengasuh kolom #UltimateU. Karena bagus jadi saya tuliskan lagi di sini sebagai pengingat.
Saat dilahirkan, saya bayangkan ada sebuah jam pasir dengan nama kita mulai bergerak dan mengucurkan isinya ke ruang yang masih kosong. Tidak ada yang tahu besar lubang di antara dua ruang tempat pasir mengalir. Dan tidak ada yang bisa menghentikan aliran pasir tersebut. Hidup harus terus berjalan hingga butiran pasir terakhir berpindah. That’s life. Our lives are work in progress.
Saat dilahirkan, saya bayangkan ada sebuah jam pasir dengan nama kita mulai bergerak dan mengucurkan isinya ke ruang yang masih kosong. Tidak ada yang tahu besar lubang di antara dua ruang tempat pasir mengalir. Dan tidak ada yang bisa menghentikan aliran pasir tersebut. Hidup harus terus berjalan hingga butiran pasir terakhir berpindah. That’s life. Our lives are work in progress.