Tampilkan postingan dengan label bilik cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bilik cerita. Tampilkan semua postingan

23 Mei 2012

Ndeprok nang Senthong Banjur Kalebon Indhang



Winginane Inyong lagi ndeprok nang Perpus, ujug-ujug dikapruki buku Ronggeng Dukuh Paruk karangane Pak Ahmad Tohari. Inyong ya nyilih banjur tak waca nang senthong. Goli maca kabat keliwat tapi ana bagean sing nancep pisan nang ati. Ya kaya kiye dadi banjur daktulisna. Mangga diwaca ya...

11 Nov 2011

The Road not Taken

Dua jalan bercabang dalam remang hutan kehidupan
Dan sayang aku tidak bisa menempuh keduanya
Dan sebagai pengembara, aku berdiri lama
Dan memandang ke satu jalan sejauh aku bisa
Ke mana kelokannya mengarah di balik semak belukar,



13 Jun 2011

Pria Senja Penggagas Rindu


           Aku mempertanyakan hidup sebagai bagian dari daftar panjang ketidaktahuanku. Aku mempertanyakan takdir sebagai upaya atas pembelaan terhadap kehidupanku. Dan aku mempertanyakan cinta sebagai sebuah romansa kehidupanku.
            Aku CINTA. Bukan menye-menye. Bukan cinta yang ditulis oleh ahlli per-twitter-an dengan imbuhan hashtag #gombalvulkanik atau #gombalmukiyo. Bukan juga cinta alayers yang mengebu-gebu, norak, kemudian perlahan memudar. Dilanda jemu yang merangkai bosan.
            Aku CINTA. Cuma itu! Apa butuh alasan? Tidak perlu! Ini impulsif. Spontan namun dalam.
            Akh, apa harus kuulang lagi kata-kata ”AKU JATUH CINTA”. Oh, aku menerawang. Cinta tidak punya definisi saklek seperti istilah-istilah asing dalam ilmu Biologi atau Ekonomi. Hanya bisa dirasakan oleh orang-orang yang memiliki hati dan rasa saling merapat bersama menuju harmoni.
            Aku lalu mengulanginya perlahan. Aku jatuh cinta...


20 Sep 2010

Sunyi di Senja ini




Aku terduduk dalam kegamangan panjang. Senja kali ini tidak semenarik dulu ataupun kemarin. Langit barat yang melembayung sama sekali tidak membuatku kagum. Tidak seperti kemarin. Bahkan geliat pohon dewandaru di halaman depan juga tak kurespon. Entahlah. Padahal biasanya, aku selalu meluangkan waktu hanya untuk menikmati keindahan senja ciptaan Sang Khalik. 



14 Jul 2010

confession #1



Bising. Lelap. Bising. Tak ada yang dijamah. Tak ada yang tersakiti. Aku melenggang dalam euphoria ku sendiri. Terperosok di lubang yang sama. Bodoh. Ini karma. Ini karma. Aku tidak menyalahkan siapa-siapa atas hal ini. Hanya, ini semua karma. Aku menatap nanap. kadang rasanya seperti menatap wajah burukku di cermin. Refleksi seorang aku. Aku yang culas. Aku yang licik. Aku yang kejam. Tapi refleksi diriku itu hanya menyeringai. Kemudian tertawa. Aku yang tak kuasa melawan refleksi busukku itu. Tidak aku. Tidak juga yang lain. Pernah kucoba sesekali melenyapkannya. Tapi yang kurasa malah perasaan bersalah. Penderitaan. Lalu, kurengkuh lagi refleksi busukku itu. Hanya dia yang mengertiku. Hanya dia yang tak meremehkanku.

*****


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...