“Untung kamu perempuan,” begitu ibu saya pernah berkata. Semula saya tak tahu apa maksudnya. Maklum ketika itu jaman- jaman SD. Sebenarnya, saya justru iri pada pria. Menurut saya, boys have all the luck and fun! Mainan mereka macam – macam bentuknya. Dari mobil-mobilan sampai tembak-tembakan, dari kapal terbang sampai layangan. Sedangkan anak perempuan: Cuma boneka dan masak-masakan. Sia-sialah ibu saya waktu itu melarang saya main gundu bersama Eko, Rizki, Heru, dan Seto (teman masa kecil dulu).